Minggu, 09 April 2017

MENATAP PESONA WAJAH TANAH RENCONG
Semua orang pasti sudah tahu jika menyebutkan kota serambi mekkah dan jawabanya adalah sudah tentu Aceh. Kota serambi mekkah ini memiliki tempat wisata yang sangat menakjubkan dan wajib dimasukkan ke daftar destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Aceh merupakan sebuah provinsi di Indonesia. Aceh terletak di ujung utara pulau Sumatera dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Ibu kotanya adalah Banda Aceh. Aceh berbatasan dengan Teluk Benggala di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Sumatera Utara di sebelah tenggara dan selatan. Aceh adalah daratan yang sempat dilanda bencana gelombang tsunami dan menerjang sebagian besar pesisir barat provinsi ini. Sekitar 170.000 orang tewas atau hilang akibat bencana tersebut namun Aceh kini sudah mulai pulih dan masyarakat kembali membangun Aceh yang lebih gemilang. Aceh memiliki sangat banyak tempat lokasi wisata meliputi  wisata alam, wisata pengetahuan dan wisata religi.
Tak luput dari bencana tsunami, rupanya hasil dari bencana tersebut dapat menarik perhatian para wisatawan baik dalam negeri maupun manca negara untuk mengunjungi tanah rencong ini. Wisatawan tertarik beberapa tempat yang menjadi saksi bisu sejarah aceh yang pernah diterjang tsunami, sebagai contoh yaitu mesjid Rahmatullah di Lampuuk yang sangat dekat dengan laut, contoh lainnya yaitu kapal PLTD apung dengan bobot yang sangat besar yang mampu dibawa oleh terjangan ombak besar jaraknya yang bekisar 2,4 km ke daratan dari garis pantai laut ulee lheu.
Ketertarikan wisatawan yang paling di kenal mungkin berada di ujung pulau Sumatra yaitu sabang atau lebih sering disebut dengan pulau weh. Pulau weh merupakan gerbang utama di Aceh bahkan gerbang utama pula di Indonesia yang berada pada titik ujung paling barat indonesia. Sangat banyak keindahan lain yang dapat dinikmati para wisatawan untuk mengunjunginya. Pulau weh memang sangat dikenal akan keindahan alam bawah lautnya. Sangat banyak biota laut yang belum terjamah oleh tangan nakal manusia juga pantai yang masih masih bersih dan tidak ditemukan di pantai lain. Pulau weh memiliki daya tarik akan masyarakat yang sangat ramah dan sangat menghargai akan perbadaan, baik dalam segi agama, suku, ras maupun negara. Saat berkunjung ke pulau weh maka kita akan disambut dengan ramah tamah oleh para penduduknya. Bagi yang suka menyelam dan menyukai keindahan bawah laut maka pulau weh ini adalah salah satu pilihan destinasi yang sangat tepat untuk menikmati kenyamanan yang jauh dari hiruk pikuk keramaian bumi. Sangat penting peran pemuda aceh dalam menjaga keindahan yang dimiliki oleh tanah rencong ini.
 Berbicara masalah destinasi aceh, tak melulu tentang keindahan pulau weh. Aceh menyimpan berjuta tempat indah yang wajib dikunjungi. Jika tak ingin menyebrang pulau maka pantai lhok mee atau lebih dikenal dengan sebutan pasir putih merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan tempat meneduhkan pikiran atau sekedar mengisi hari libur. Pasir putih hanya berjarak 40 km dari banda aceh, atau 2 km dari pelabuhan Malahayati. Sepanjang perjalanan wisatawan akan dihibur oleh suguhan pemandangan alam yang mengasyikkan dan sangat memukau dengan kapal-kapal besar, boat-boat nelayan, serta buah jamblang dan hamparan laut biru serta hamparan pohon kelapa yang hijau. Perjalanan ke pasir putih hanya memakan waktu lebih kurang sekitar 1 jam saja. Dalam perjalanan ke pasir putih sangat banyak tempat wisata yang dilewati. Pasir putih sendiri menyuguhkan keindahan lautnya dengan khas pasir yang putih dan pohon dalam air. Pohon ini saat musim kemarau tampak seperti pohon berakar dengan perpaduan laut yang biru dan pohon yang berwarna coklat karena daun yang berguguran. Pada musim hujan, maka yang wisatawan dapatkan adalah hamparan hijau yang menenangkan dan indahnya kebiruan lautan lepas. Pantai ini juga tak kalahnya dengan pulau weh. Alam bawah laut nya juga menyimpan segudang keindahan dengan pesona ikan yang sangat indah dan juga kemerahan terumbu karang yang membuat wisatawan betah. Isatawan bisa berenang dan menyelam sambil menikmati ombak laut yang indah di bibir pantai. Pasir putih dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung seperti warung ikan bakar yang bejejer menghadap kelaut di pinggir pantai. Pasir putih ini bisa juga dinikmati dari atas gurung Lamreh, namun butuh tenaga ekstra untuk mendakinya, karena gunung yang di daki adalah gunung bebatuan. Di pasir putih kita dapat menemukan bebrapa jenis kerang yang telah tercampur dengan jutaan pasir putih yang sangat menggoda.

Beranjak dari pasir putih ada patutnya kita mencoba kembali ke daerah wisata banda aceh yang dikenal dengan pantai ulee lheu atau sering juga disebut dengan ulele. Sepanjang perjalanan wisatawan meilihat tumbuhan bunga yang bejejer di sepanjang jalan. Pantai ulele terletak di ujung banda aceh yang terdapat pelabuhan yang menghubungkan sumatra dengan sabang. Jika ingin melihat indahnya langit senja maka ulele adalah pilihan yang sangat tepat. Ulele sore harinya memberikan pancara sinar kejinggaan yang menghipnotis para pengunjung dengan keindahan senjanya.
Selain pantai Ulele, banyak juga tempat wisata lain yang keindahannya tak talah menarik dari pantai yang sebelumnya. Jika pulau weh dan pasir putih menawarkan keindahan bawah laut maka lampuuk menyajikan sebuah pemandangan unik yang terletak kawasan Lhok Nga, tidak jauh dari Banda Aceh. Pantai ini menyajikan pemandangan unik dengan garis pantai yang melengkung seperti belangong (wajan/panci) dengan kehijauan gunung di ujungnya. Pantai ini menawarkan sejumlah aksi laut yang patut di coba oleh para pengunjung dan wisatawan. Jadi masih ragu untuk mengunjungi aceh? Sangat banyak sekali pilihan alam laut luas yang menjadi daya tarik tersendiri. Aceh merupakan salah satu pilihan terbaik untuk mengunjungi alam biru.
Lautan memang sangat mengasyikkan dan menjadi tempat tersendiri untuk menyalurkan minat menyelam, tapi tak ada salahnya jika wisatawan berkunjung ke dataran tinggi gayo. Gunung burni telong adalah gunung yang terletak di kabupaten bener meriah dan telah mejadi ciri khas dari Kabupaten tersebut. Menurut ahli geologi gunung burni telong adalah gunung aktif dan pernah meletus pada Tanggal 7 Desember 1924 menyebabkan kerusakan hebat lingkungan sekitarnya termasuk lahan pertanian dan perkampungan. Burni Telong yang dalam bahasa Indonesia diartikan dengan gunung yang terbakar, berada di ketinggian 2.600 meter di atas permukaan laut. Gunung ini hanya berjarak lima kilometer dari Redeolong, ibu kota Kabupaten Bener Meriah dan Bandar Udara Rembele (RBL). Gunung burni telong merupakan daratan tinggi yang sering disebut dengan negeri diatas awan. Sesuai dengan nama yang dijulukinya, gunung burni telong memang menyuguhkan pemandangan yang sangat mempesona dan menarik perhatian para wisatawan yang suka hiking (mendaki). Selain itu Tanah gayo juga menawarkan destinasi yang sangat populer yaitu Danau Laut Tawar dengan ketinggian 1200 mdpl, udara disini sangatlah menyejukkan terlebih lagi danau laut tawar ini memiliki panorama yang sangat menakjubkan ketika kamu memandangnya dari pegunungan yang mengelilinginya. Saat mengunjungi tanah gayo  pastikan tidak lupa mencoba kopi gayo yang terkenal sangat nikmat. Tanah dingin gayo juga memiliki sejuta tempat wisata lainnya seperti Gua Putri Pukes yang menjadi salah satu objek wisata di Aceh Tengah yang  terletak kaki bukit kecamatan kebayakan arah menuju ke Nosar kira-kira sekitar 2 km dari ibu kota Kabupaten Aceh Tengah. Menurut cerita Putri Pukes berasal dari tanah Gayo, yang mengisah seorang putri raja yang menyakai seorang pangeran kerajaan lain lalu memohon pada orang tuanya untuk mareka di nikahkan, awalnya orangtua sang putrid tidak menyetujui karena negeri sang pangeran sangat jauh namun putri dan pangeran sangat gigih memperjuangkan cintanya, akhirnya mareka di nikahkan. Setelah menikah sang putri harus tinggal bersama dan di kerajaan suaminya. Putri pukes mohon pamit pada orang tuanya dan diantar oleh pengawal,  kalaupun dengan hati yang sangat sedih orang tuanya juga harus melepaskan anaknya. Gua putri pukes juga sangat menarik untuk dikunjungi.
Jika gunung burni telong memberikan nuansa sejuk, berbeda dengan Puncak Gunung Gurutee Aceh jaya. Gunung ini memberikan keindahan tersendiri yang tak kalah menariknya. Berada di puncak gunung gurute wisatawan dapat melihat penorama perpaduan antara pasir putih, laut biru dan juga persawahan yang berada disekelilingnya. Sangat sayang sekali bila dilewati tempat wisata yang indah ini. Gunung gurute sendiri terletak di jalan Banda Aceh – Meulaboh. Hanya perjalanan yang mengasyikkan yang wisatawan temukan jika ingin ke puncak ini. Bagaimana tidak disetiap perjalanan alam sebelah kiri mempersembahkan kehijauannya dengan gunung yang lebat dengan pepohonan dan alam kanan yang memberikan nuasansa biru dan indahnya pohon cemara.
Berkunjung ke Aceh tak asing dengan destinasi Religi (keagamaan) yang dapat dijumpai dimana saja, oleh sebab itu aceh dijuluki Tanoh Seramoe Meukkah (Tanah Serambi Mekkah). Dari sekian banyak tempat sejarah religi yang dibukukan dalam sejarah aceh namun yang paling terkenal dan sangat ramai pengunjungnya setiap hari adalah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid ini terletak di pusat kota. Masjid ini menjadi saksi bisu masa penjajahan di masa lampau. Keindahan arsitektur bangunan ini menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai manca negara baik yang muslin maupun nonmuslim. Saat memasuki kawasan masjid ini para pengunjung diwajibkan memakai pakaian muslimah yang sopan. Masjid Raya Baiturrahman dibangun oleh Sultan Iskandar Muda tahun 1612 dan telah menjadi ikon Aceh. Masjin Baiturrahman juga menjadi obyek wisata religi di Aceh yang ramai dikunjungi karena kemegahan dan keindahannya. Bangunan utama pada Masjid ini berwarna putih dengan kubah hitam besar yang dikelilingi oleh tujuh kubah yang indah sekali bila dipandang dengan kasat mata. Namun kesan yang paling megah akan lebih terasa karena dengan adanya kolam besar yang berisi sejumlah ikan mas koi dan juga pancuran air pada bagian tengan kolam depan masjid. Bagian depan masjid yang dekat dengan kolam terdapat sebuah menara yang menjulang tinggi, konon katanya menara tersebut boleh dinaiki pengunjung untuk melihat keindahan kota banda aceh, namun setelah tsunami menara tersebut tidak diizinkan digunakan lagi. Selain itu rumput hijau dan bunga asoka yang bermekaran juga memiliki daya tarik tersendiri. Di bagian samping halaman masjid terdapat pohon ketapang yang menjadi tugu tempat tewasnya Johan Harmen Rudolf Kohler. Sekarang mesjid raya baiturrahman kembali dirombak dengan menambahkan payung otomatis seperti payung yang berada di madinah. Dengan perombakan pembangunan ini diharapkan wisatawan yang hadir akan lebih banyak lagi.

            Selain masjid raya baiturrahman, tempat religi lainnya juga bisa ditemukan di daerah Indrapuri. Masjid tuha indrapuri dulunya merupakan sebuah candi yang didirikan oleh orang hindu di aceh, jadi jangan heran saat mengunjungi tempat ini jika menemukan bangunan seperti candi. Setelah masuknya islam Sultan Iskandar Muda membangun kembali candi tersebut menjadi sebuah masjid. Saat mengunjungi mesjid ini wisatawan akan melihat sendiri masjid dengan atap tigas lapis yang menjadi bukti sejarah yang utuh bagi masyarakat aceh. Seluruh bangunan mesjid berasal dari bahan material kayu dengan ukiran tradisional bernuansa arab. Untuk masuk ke dalam masjid, para jamaah atau pengunjung harus melewati pintu utama. Di depan pintu masuk terdapat kulah (kolam penampung air) yang digunakan untuk berwudhu. Masjid ini sangat unik sekali, para wisatawan bisa mengabil skot foto yang berbeda di setiap sisinya. Disekeliling masjid ini dikelilingi oleh pepohonan yang hijau dan di pinggirnya terdapat aliran krueng (sungai). Isatawan akan sangat menikmati tempat ini dengan mencuci muka di tempat kulah dan juga dengan menikmati pesona mesjid tuha indrapuri.
Terlepas dari laut, gunung dan juga masjid, ternyata aceh juga memiliki tempat wisata menarik lainnya yang bisa dijadikan daftar wajib bagi para pengunjung yang ingin menghabiskan masa penatnya. Jika ingin melihat taman yang indah wisatawan bisa mengunjungi Taman Putroe Phang yang tak jauh masjid raya baiturrahman. Taman ini di bangun oleh Sultah Iskandar Muda untuk permaisurinya Putroe Phang dari Kerajaan Pahang. Taman ini sangatlah indah, bagaimana tidak perpaduan gunongan putih dan krueng daroy (Sungai daroy) yang tak pernah kering serta taman yang hijau memanjakan mata wisatawan. Para wisatawan dapat melihat jelas pesona aceh yang sesungguhnya disini. Dengan keadaan yang damai dan menyejukkan hati pengunjung.
Siapa bilang di Aceh tidak terdapat cagar alam? Buktinya ada cagar alam yang berisi bebagai jenis flora dan fauna disana. Cagar Alam Jantho Dari Banda Aceh berjarak sekitar 50 Km. Berbagai Flora dan Fauna hidup dalam cagar alam ini. Waktu kunjungan terbaik pada bulan April s/d Agustus (Musim Kemarau) untuk menikmati pemandangan/panorama yang indah. Jenis Flora yang bisa didapati diantaranya hutan Pinus, Mampre, Jambu air, Gleum, Bremen, Sampang, Ara, Damar, Medang, Kayu hitam, Beringin, Meranti, Kandis, Rambutan hutan, Tampu, Ketapang, Medang ara, Lukup, Tampang, Lawang, Semiran, Anang, Jenarai, Kerakau, Rengen, Merbau. Sementara keanekaragaman fauna yang bisa dijumpai seperti siamang, Owa, Macan dahan, Kucing Hutan, Rusa, Kijang, Kancil, Napu, Gajah, Kambing Hutan, Beruang, Trenggiling, Kukang, Kuao. Disini kita dimanjakan oleh ketengan dengan suara burung yang menyanyi. Pengunjung juga bisa menikmati sebagian ahrinya dengan mengayuh sepeda dengan menyewanya terlebih dahulu di tempat yang sudah disediakan.
            Terakhir adalah kenapa kita harus mengetahui bahwa aceh adalah pesona surga dunia karena aceh memiliki gunung leuser yang terdapat di dataran tinggi gayo. Gunung leuser terdapat berjuta jenis flora dan fauna yang di butuhkan untuk sumber kehidupan manusia. Salah satu tempat yang dikagumi dari gunung leuser adalah sungai Alas taman nasional gunung leuser. Yang jadi pertanyaannya adalah kenapa sungai ini menjadi istimewa dan banyak dikagumi oleh para wisatawan? Karena sungai alas memiliki sungai yang sangat jernih dengan bentuk sungai yang berkelok-kelok serta terletak di salah satu hutan tropis hijau terbesar di dunia. Sungai ini sangat cocok untuk jadi bahan petualangan bagi anak muda yang suka tantangan dengan berarum jeram, jeramnya yang menantang dengan sungai yang bersih membuat pengunjung akan dibuat ketagihan untuk merasakan sensasinya. Sangatlah waja jika daya tarik leuser ini menghadirkan wajah-wajah baru wisatawan untuk menerima tantangan dari sungai alas leuser ini.

Penting bagi kita semua terutama generasi muda aceh untuk menjaga kelestarian dan juga keamaan di alam aceh yang telah diberikan tuhan dikarenakan dengan adanya alam yang indah maka wisatawan akan semakin mengenal aceh tentunya akan sangat menguntungkan bagi aceh sendiri. Peran generasi muda dalam membangun aceh yang lebih gemilang dapat dimulai dari hal-hal kecil seperti mempromosikan keindahan alam aceh. Sebagian masyarakat dunia mengetahui aceh hanya tentang keadaan religi nya saja atau tentang keagamaan, sedikit sekali yang mengetahui bahwa alam aceh mempunyai pesona yang sangat indah bila dilihat dengan kasat mata. Pesona alam aceh menawarkan sejumlah kemanjaan yang dapat dinikmati oleh setiap makhluk hidup. Generasi yang kreatif dan inovatif diperlukan untuk membangun Aceh. Membangun wisata alam aceh menjadi tanggung jawab generasi muda, maka kobarkan terus semangat belajar kalau kita saat ini sebagai pelajar atau mahasiswa. Dengan adanya tekad dan semangat juang yang tinggi maka aceh terutama dilihat pada posisi gerbang keindahan alam maka aceh akan dikenal oleh banyak orang tidak hanya di tingkat lokal, namun di tingkat nasional, bahkan tingkat internasional. Mari secara bersama-sama kita bangun aceh dengan potensi keindahan alam dan juga keindahan arsitektur bangunan bersejarah lainnya yang dapat segera terealisasi. Untuk itu sangat diperlukan tenaga dan peran generasi muda dalam menjaga keamanan mulai dari diri sendiri lalu berlanjut ke orang terdekat, dan juga ikut mengajak dunia untuk membuka mata melihat dengan mata bahwa tanah aceh patut dijadikan destinasi wajib yang harus dikunjungi. Kita berharap semua aspek dan semua komponen dalam bangsa ini bisa bangga memiliki sebuah kota yang dijuluki tanah serambi mekkah dan juga disebut tanah rencong yaitu Aceh.


sekian tulisan dari aku agan agan, sampai jumpa pada postingan selanjutnya.
Assalamualaikum :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Titik Jenuh

Tidak pernah tau akhir dari kisah layar ini terlalu terombang ambing untuk menuju proses pendewasaan terlalu abu untuk laut yang butuh biru ...