Selasa, 30 Juni 2020

Teruntuk Covid-19 : Surat Cinta dari Mahasiswa Akhir

Teruntuk Covid-19, Ada surat cinta dari mahasiswa akhir.


Ia calon sarjana, begitu katanya
Harusnya perjuangan dari bulan januari sampai mei bisa berbuah manis
Harusnya tak ada agi revisi, revisi dan revisi
Harusnya bulan juni ini ia bisa memenangkan gelar itu dengan hati yang tak terkikis
Harusnya orang tua nya akan bangga dengan buah hatinya
Harusnya penelitian ini sudah selesai
Ia calon sarjana, begitu katanya
Dalam rumah ia menangis tersedu-sedu
Toga itu harus tertunda dulu
Meskipun ia tau resiko yang harus ditanggung nya dulu
Di sisi lain . . .
Dalam rumah batinnya menjerit
Melihat tempat peribadatan mulai menyepi dan sangat sempit
katanya PSBB ini harus di taati agar tidak terlilit
virus yang semakin membuat sakit
ia calon sarjana, begitu katanya
Ditengah malam ia menengadah
Meminta dikuatkan hati agar tidak patah
Pun meminta raga agar tidak mudah menyerah
Ia calon sarjana, begitu katanya
Covid-19 harap segera berlalu tanpa ogah
Agar kami mahasiswi akhir tidak goyah
Demi menyematkan senyum di wajah
Pergilah jangan menyerang kami disat kami lemah
Ia calon sarjana, begitu katanya
Dibalik tirai ruangan itu ia mengucapkan terima kasih
Untuk segala pamrih yang kini mulai terlatih
Untuk segala sedih yang tak lagi menagih
Untuk pedih yang perlahan akan ia tatih
Ia calon sarjana, begitu katanya
Di penghujung kata ia tertegun
Covid-19 datang dengan anggun
Dengan rapi baris bersusun
Menjangkit serumah dan seisi dusun
Di penghujung kata ia kembali melamun
Apa selama ini kurang bersyukur?
Hingga tugas akhir tak ada ujungnya untuk diukur
Bukan karena virus yang semakin melebur
Jiwa ia saja yang tak ikhlas dengan keadaan yang sedang tidak akur


Note:
Mungkin agan-agan sering menyemangati temen, sahabat maupun orang lain, tapi sesungguhnya menyemangati diri sendiri itu ga mudah kan ya?,oleh karena itu ane ingin menyemangati agan-agan yang sedang menyusun tugas akhir,semoga selalu dimudahkeun nyak.

Dan teruntuk mahasiswa akhir jurusan pendidikan, ane tau betul nih lelahnya agan-agan dalam menyusun proposal, perangkat pembelajaran, media pembelajaran dan sebagainya, sip jika kalian niatkan sebagai ibadah maka pahala kalian akan berlimpah, ya walaupun dengan amat susah payah.

Gak apa sedikit tertunda, istirahatlah dirumah,tenang saja, penelitian pasti akan kita laksanakan segera. dan kita akan diwisuda di waktu yang tepat.
Tetap bersyukur dan lapang dada.

Pergantungan Skripsi
Source: Tulisangerimissenja.blogspot.com



Titik Jenuh

Tidak pernah tau akhir dari kisah layar ini terlalu terombang ambing untuk menuju proses pendewasaan terlalu abu untuk laut yang butuh biru ...