Rabu, 26 Oktober 2022

Kepakan sayap

Aku melihat kepakan sayap mereka sudah sangat melebar
menaungi langit bagian timur dan barat
sedang sayapku masih menetap menutup tak mau terbuka
aku koreksi, bukan tak mau terbuka tapi terpaksa dihentikan untuk terbuka

Impian yang pernah dibangun sepertinya memang harus ditunda sebentar
aku gatau sebentar itu membutuhkan waktu seberapa lamanya

Sepertinya kepakan itu memang harus dilanjutkan dalam mimpi mimpi dulu
secara tidak langsung aku memang sudah ditampar oleh realita
bahwasanya bertahan hidup tidak hanya dengan mengepakkan sayap
tapi bisa dengan segala cara

Kala itu, yang ku tau aku tanyalah tualang
yang sedang mencari jalan pulang ternyaman
untuk menapaki jalan hidup tanpa beban

Mungkin mustahil,
akan banyak sekali omongan dalam kepala
kata yang terlalu berisik di dalam otak yang kurasa dangkal
hari terlalu serakah merebut malam untuk berbagi kisah
12 jam tidak cukupkah?

cukup, cukup
sayap tak bisa lagi ku kepakkan
berisik kepala juga tak dapat lagi ku hentikan
cukup aku rasa cukup.

tema temu,
oct 26 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Titik Jenuh

Tidak pernah tau akhir dari kisah layar ini terlalu terombang ambing untuk menuju proses pendewasaan terlalu abu untuk laut yang butuh biru ...